Jumat, 13 Maret 2009

renungan sore

oleh eko nugroho


dibatas waktu tak bertuan...orang orang sakit menyemat rejan diwajahnya........
obat tak lagi beri janji......
dan janji kini telah mati.......................

ketika marah membuncah..
.rasa takut meradang.....
sesaat diam meraja di kepala...
sunyi menyelinap di tubuh tubuh belulang .........
disebuah sosok yang terluka oleh takdir

ya sebuah takdir untuk dipasung pada bayangan keji pencakar pencakar langit kota kecemasan itu...........


dan wajah wajah kurus malu malu bertanya.."dimana kami kini berada......?"


lalu horison kota yang menguning sore itu...menjawab...".Kau ada dalam kenanganku.......!"

Selasa, 10 Maret 2009

diskusi3

oleh eko nugroho

........sudi kah kau ceritakan padaku sedikit langkahmu itu....

.........ujung stileto menetak lantai..........
...dia kemudian berputar...........
...................memotong sedikit bidang....
dan kemudian mencecar bayanganya yang selalu hilang dari hadapan.........
ia dbuntuti dirinya sendiri......dirinya yang trus menerus di perkosa kenanganya.....
dibiarkan mengingat ingat.....atau setidaknya ia biarkan mulutnya muntah kenistaan.................


... alunan hentak musik negri yang terluka....
......ia biarkan irama tajam itu menyobek mebran memori..........


............ia masih biarkan gerakan melingkar tegas merajam habis nama nama yang ia simpan didadanya.................

dan kini ia dibelit kenangannya sendiri............tentang rumah di sebuah desa...tentang anak anak kecil ...tentang orang orang tua...tentang semua nama yang dikenalnya.........



dan ketika hentakan musik terhenti......blarr semuanya hilang.......

tinggalalh ia sendiri.......jadi siluet...
dan menutup langkah terakhir dengan setetes air mata